sudah siapkah anda punya Land Rover
Posted by mochaJan 22
Pertama kali saya dan suami berpikir asik juga punya Land Rover, selain gagah, kelihatannya cukup tangguh melewati medan-medan yang sulit.
Dengan nekad kami berdua meminang sebuah Land Rover yang akhirnya kami beri nama “si Cantik”
Ternyata ngak gampang punya sebuah Land Rover apalagi dipakai sebagai kendaraan pribadi sehari-hari. Banyak kesulitan yang kami berdua hadapi, dari masalah teknis sampai masalah pribadi pun terbawa-bawa.
Dari sekian lama kami menjalani kehidupan kami dengan si Cantik, akhirnya kami berdua bekesimpulan, ngak gampang memelihara sebuah Land Rover.
Ada beberapa point yang kami garis bawahi (baik itu positif dan negatif):
- Land Rover sebuah kendaraan yang membutuhkan perawatan dan ekstra perhatian. Perhatian dan perawatan bahkan melebihi perhatian kami berdua satu sama lain.
- Harus selalu siap dana ekstra untuk keadaan mendesak.
Bersiaplah miskin. Land Rover ingin fit perlu dana ekstra yang tak terhingga. - Bersiaplah selalu ribut dengan pasangan. Apabila pasangan kita tidak suka dengan Land Rover, dijamin setiap hari akan ribut.
- Harus sabar. Tidak sabar dan buru-buru siap-siaplah mengalami kekecewaan.
- Persiapkan peralatan bengkel dan kunci-kunci dirumah dan di mobil. Jika Land Rover rewel tidak pandang bulu berada dimana.
- Jangan menganggap sepele sesuatu yang kecil, misalnya baut…siap-siap celaka jika tidak diperhatikan.
- Biasakan membawa spare part penting seperti van belt, kabel, sekring, oli dan radiator coolant.
- Jangan membeli onderdil dilihat dari harganya, lihat kualitasnya. Banyak barang murah ternyata kualitasnya buruk. Lebih baik beli yang kualitas baik tetapi awet dipakai.
- Jangan coba-coba memodifikasi sesuatu yang mengundang bahaya dijalan. Nyawa taruhannya.
- Berdoa sebelum menstater mobil.
- Selalu ajak omong dan mengelus Land Rover kesayangan kita, karena kalau sebel/pundung, kita bakalan dikerjain. Land Rover bukan sebuah benda melainkan seseorang.
- Jangan coba-coba membuat paking dari karton, pakailah TBA atau bahan paking yang baik. tetesan oli awal dari hancurnya mesin/gearbok/gardan, bisa berakibat dana yang keluar tidak sedikit.
- Selalu menggunakan baut-baut yang baru, terutama di hopel/kopel.
- Jangan main-main dengan tekanan angin diban. Cek selalu kondisi ban. Cek juga kondisi ban masih layak atau tidak.
- Jangan sekali-sekali mengantuk dijalan.
- Bayarlah pajak kendaraan tepat waktu. Polisi saat ini senang sekali mengincar Land Rover yang mencurigakan.
- Cari info yang penting sebelum kita ke bengkel. Orang jujur susah dicari saat ini.
- Jangan ugal-ugalan dijalan. Jalan milik umum bukan milik nenek moyang kita pribadi.
- Rajin bertanya dan cari ilmu tentang Land Rover di internet dan melalui manual book. Lebih baik kita diam tapi kuping kita mendengar dan mata melihat daripada banyak omong tapi otak kita kosong.
- Bergaullah dengan sesama pemilik Land Rover. Dari bergaul kita banyak teman dan membuat kita makin pintar.
Dari apa yang diutarakan diatas, mungkin ngak cuma Land Rover tahun tua (series), tetapi yang tahun baru mungkin juga dibutuhkan point-point sepeti diatas.
maaf jika ada yang merasa tersinggung, ini cuman pendapat pribadi.
Saya bukan mau mengurui tetapi hanya sekedar menulis.
Jika ada yang ingin menambahkan, silakan dengan senang hati saya terima




14 comments
Comment by jemyA on 28/04/2009 at 6:31 AM
saya kebetulan sekarang ada discovery 1 , 4.0L V8 matic transmision, tahun 97 . sepanjang 3 bulan saya bawa ini maintenancenya cukup bikin dompet tipis tapi memang power cukup gede ditambah body yg rigid plus over 6000 pounds body weight. mungkin klo dipasang winch ,lock diff to low bisa naik pohon kali ya…… salam kenal untuk pecinta land rover . V8 rule….
Comment by CARTENSZ on 11/02/2009 at 2:00 PM
henteu oge teh.landy kita perawatannya kagak repot cukup ama sendiri aja,semuanya masih manual,nu pasti si abrag landy kita bisa jalan kamana wae siap tempur(walau bannya botak
). landy mah si bedas irit pokonya mah.tapi masalah di elus mah setuju da landy mah GANTENG(biasa buat di FOTO).kapan di adukeunna nya(landy lrcb)???
LANDY AING …KUMAHA AING
Comment by Ghophal on 23/01/2009 at 10:27 PM
Ha ha ha,…..
Betul-betul perjuangan yang sangat panjang kang Don. Saya sampe kebayang seperti ngalamin sendiri pegelnya.
At least nambah khasanah saya tentang LR, yang lagi PDKT sama serie 3 kanvas.
Salut!!!
Comment by don on 15/12/2008 at 11:01 PM
Salam kenal Mbak Ritta, saya ingin berbagi sedikit pengalaman saya memiliki Series.. eh sebenernya panjang sih.. tapi percaya gak percaya, pengalaman dengan si juling ini terjadi hanya dalam waktu 3 hari walau rasanya seperti 3 minggu dan seperti mimpi… enggan berada di situasi sperti itu, namun indah dan lucu bila dikenang..
Almarhum ayah saya dulu bekerja di semen andalas aceh.. mobil-mobil operasional disana pada saat itu adalah defender 110 warna putih dan waktu saya kecil, kami pernah diajak jalan2 ke aceh naik gunung serta masuk hutan dengan si landy tsb.. sejak saat itu niat untuk memiliki land rover tak pernah pudar… berbekal info dan saran dari para owner, akhirnya saya meminang sebuah 1975 series III short cargo (si biru) dari bandung.. beberapa owner bilang bahwa land rover itu rewel dan butuh perawatan extra tapi beberapa juga malah bilang land rover itu kaya batu.. asal ga ada yang menghalangi pasti nggelinding.. hehe.. untungnya pas bawa si biru ga ada masalah.. akhirnya setelah beberapa lama pegang si biru saya sempat naksir 1961 series II 88″ canvas lampu juling yang saya putuskan untuk dilihat dan kalo jodoh beli.. btw si juling ini lokasi nya di jogja. Anehnya si biru yang ga pernah mogok, pas 1 hari sebelum saya berangkat ke jogja, bisa2nya mogok 3 kali dalam sehari.. tapi saya pikir yah mobil tua pada akhirnya ada masalah juga kali ya.. keesokannya saya dan adik saya terbang ke jogja.. setelah kami melihat kondisi mobilnya dan test drive dan berhasil di nego di harga yang murah hehe cuma anehnya pas di bagian penumpang depan kanvas di atas kepalanya bolong alias ga ada kanvasnya alias permanent sunroof hehe.., saya putuskan untuk membawa pulang besoknya, mengingat sama sekali tidak ada masalah, kecuali sedikit karat di bulk head dan karburator yang sudah di modif pakai punya kijang.. esok paginya kami ke samsat untuk bayar denda yang telat dsb (semua dokumen lempeng)..
setelah magrib kami berangkat.. dan tidak ada masalah.. sampai wates.. remnya blong.. tapi ternyata setelah dikocok2 dan diinjak habis masih mau.. lalu perjalanan kami teruskan.. karena haus kita berhenti sejenak untuk beli minum.. kembali ke si juling.. kok bau bensin ya?.. setelah di cek ternyata tangki bensinnya bocor.. setelah di lakban dan lain-lain kami lanjut.. berjalan kira2 10 km.. ada suara aneh dari depan kiri.. setelah adik saya melongok keluar ternyata roda nya oblak… berhenti sejenak untuk ngecek, ternyata dari 5 baut, 1 patah dan 1 hilang murnya.. ?!#@.. dasar mobil aneh kata adik saya yang sudah mulai depresi hehe.. akhirnya kita ambil 1 mur dari ban belakang untuk supaya stabil saja.. menjelang di perbatasan jateng-jabar si juling ini mulai mbrebet gak karuan.. akhirnya kami berhenti sejenak (lagi-lagi!…) sambil membersihkan karburator. Lalu setelah rada mendingan kami teruskan perjalanan.. Lewat perbatasan sampai di banjar si juling mbrebet lagi.. berhubung ada bengkel truk di pinggir jalan kami memutuskan untuk mengetuk pintu dan membangunkan mekaniknya (kira2 jam 3 pagi).. setelah mekanik melihat karburator dan kami mengecek dompet lalu setuju di angka 50rb (memang yang ada tinggal 100rb) untuk bongkar karburator dan sekaligus membersihkan. Mbrebet hilang kami lanjut.. kali ini adik saya yang bawa.. dia sempat bilang bahwa dia kagum dengan perasaan membawa mobil ini.. “kok bisa ya mobil tahun 61 tapi di gas masih jalan..hehe” katanya.
Menjelang jam 8 pagi kami mulai memasuki tasik dan banyak angkot. Saya masih tertidur tapi tiba2 terbangun karena hentakan rem dan suara ciiiit… ternyata kami disalip angkot dan seperti biasa.. nyalip langsung motong kiri dan berhenti karena lihat penumpang.. adik saya langsung memindahkan gigi dari 4 ke 2,.. plus rem. ternyata engine brake nya masih bagus.. Hujan pun mulai turun dengan derasnya tapi apa daya karena ada permanent sunroof terpaksa kami berbasah ria.. setelah rem mendadak itu, mobil mati dan ketika distart lagi ada suara mengerikan dari bawah kap mesin. Saya langsung cek dan ternyata mungkin karena engine mounting nya sudah tua atau hentakan yang all of a sudden dengan force yang kuat. kelihatannya mesin sempat berpindah maju sebentar pada momentum tadi dan kipasnya menghajar radiator sehingga radiatornya bocel/bocor/rusak/jelek deh pokoknya.. dan 1 buah tangan kipasnya berubah bentuk sehingga nyangkut terus di radiator yang mengakibatkan mesin ga bisa jalan. Solusinya?.. kami potong saja 1 biji dan beli sabun untuk tambal radiator sementara.. yang penting bisa sampai ke tukang service radiator.. setelah beberapa jam di service, radiator dipasang kembali dan kami siap jalan.. tapi begitu di stater KOK GA BISA HIDUP???.. aneh dan kesal capek pegal semua jadi satu.. akhirnya setelah didorong ramai2 bisa hidup.. tapi ga lama.. jalan 500 meter, knalpotnya copot..!! ?@#* kita pikir udah bener2 nih minta ampun dikerjain sama si juling. Akhirnya dengan suara knalpot blasteran harley davidson kami mampir di tukang knalpot.. setelah di cek lagi teryata drat di manifoldnya nya sudah rusak/dol.. dengan akal si tukang knalpot yang lumayan akhirnya bisa nyangkut juga tuh knalpot.. kami berangkat lagi..
sampai di Gentong tanjakan tinggi, mesin si juling mulai mbrebet.. dan karena kami sudah keseeeeeel banget.. kami putuskan, “udah ah bodo amat.. masukin aja ke gigi 1 Low, ntar juga jalan sendiri.. emang bisa sih jalan sendiri tapi gak lama sampai suara dari karburator nya terdengar seperti ledakan2 kecil.. AKHIRnya kami putuskan untuk panggil derek karena kasian sama mesin si juling (takutnya gara2 karburatornya udah gak orisinil malah bisa rusak mesin yang bagus dan orisinil itu) dan sudah dekat bandung.. Datanglah FJ40 warna oranye dan kita diderek ke bandung langsung ke bengkel Kang Iwan di Cigadung. Diderek dari gentong ke bandung itu lama ya?.. makan waktu 7 jam.. padahal kayanya kalo naik kendaraan biasa sih paling lama 3 jam.. sampai di Kang Iwan jam 6 sore dan akan diperbaiki keesokannya..
Esoknya diperbaiki dan dari jam 8 pagi sampai jam 8 malam semuanya bermasalah.. karena masalah kecil2 yang berakibat ke lainnya (memang kan jarang juga orang beli mobil sampai buka2 tromol hehe) tapi yang jelas si Kang Iwan yang hebat aja sampe frustrasi pas magrib dan si juling masih terseok2.. Tapi saya kagum bener sama dia karena pantang menyerah.. saya sih berserah saja karena sudah di tangan yang ahli hehe.. kalo mau di jelaskan di sini masalah apa saja yang kita hadapi di bengkel Kang Iwan mungkin enaknya tanya aja langsung.. karena kalau dijelaskan disini.. wah ga ada habisnya..
Dan akhirnya kami pulang ke jakarta jam 10 malam dari bandung, dan jam 2 pagi ditangkap polisi di tol dalam kota jakarta (karena jalan dibawah 40km/jam…??!!?).. baru seumur2 dimarahin pak polisi karena kurang ngebut.. tapi akhirnya setelah saya jelaskan kondisi roda yang bautnya patah lagi (padahal udah di las!!), pak polisi merestui perjalanan kami.. dan jam 3.30 pagi sampailah kami di rumah..
Sampai detik ini (sejak oktober) si juling belum di sentuh karena masih berburu banyak parts.. dan sekaligus ngumpulin duit.. Si biru sudah saya lepas.. saya sekarang pakai series III 109 5 pintu cargo. Mesinnya sudah ganti defender county, gardan salisbury (emang bawaan waktu dapat)..
Menurut pengalaman saya, memiliki Land Rover itu bukanlah hal yang mudah.. kecuali kalau beli baru atau kebetulan beli dari pemilik yang benar merawat mobilnya dengan baik sekali. Yang jelas dibutuhkan adalah kesabaran, semangat dan motivasi yang tinggi dalam mengatasi problem apapun yang ada pada LR kita. Semua yang jelek tentang land rover mudah2an sudah saya alami di perjalanan 3 hari bersama si juling dari jogja ke jakarta.. Moga-moga gak ada masalah seperti yang itu2 lagi.. atau paling tidak jangan bertubi-tubi deh.. Oh iya btw dalam perjalanan dari Jogja ke Jakarta itu nama si juling di rubah menjadi si ADUH.. hehe.. sekian mbak Ritta mudah2an bisa ikut meramaikan ya..
Comment by Dicky on 04/11/2008 at 8:56 AM
Salam kenal teh Ritta
memang benar Landy itu merupakan bukanlah lah sebuah benda melainkan seseorang! atau kalau dianggap berlebihan ia adalah “benda yang bernya dan memiliki” perasaan yang memiliki karakteristik yang unik
Pages: « 3 [2] 1 »