another mindthoughts
Posted by mochaNov 28
Banyak yang bilang, tiap orang diciptakan untuk berpasangan. Dan berpasangan berarti saling membantu, saling mengisi, saling mendukung, dan saling- saling lainnya dengan teori umum lebih tebal dari kamus.
Mungkin ada yang udah gua pelajari dari anggapan ini. Menurut gua, mungkin memang orang diciptakan untuk berpasangan, tapi apa sebenarnya tujuan dari berpasangan ini hanya ditentukan oleh pribadi masing-masing yang memutuskan untuk menjalani komitmen ini.
Tetap aja kita sebagai pribadi harus berdiri sendiri, problem solving sendiri, bahkan mesti berdiri sendiri kalo jatuh. Saat benar-benar jatuh dan sakit, jika kita bisa bangkit lagi, atau setidaknya bertahan, mungkin itu akan jadi kepuasan kita, bahkan kita mampu beri nilai “sempurna” untuk buku hidup kita.
Bagaimana kalau tidak? Kita akan ditandai sebagai orang “gagal”, dan terus menerus merasa sebagai pecundang, sampai kita tampar diri sendiri biar sadar, “stand up!”.
Bukan keegoisan sebagai manusia, bukan sok mandiri, tapi itulah hidup menurut gua.
Kita yang bisa nentuin seperti apa jalan cerita kita sendiri, bukan tergantung siapa pasangan kita.
Sesekali Tuhan pasti kasih koma di cerita kita, atau tanda seru, atau tanda tanya, atau mungkin tanda petik dan huruf kapital besar agar kita benar-benar belajar dari suatu hal yang penting; tapi Dia tidak pernah memberi “titik”.
Saat ini gua butuh nilai “sempurna”, agar buku hidup bisa dibalik ke halaman berikutnya. Karena untuk ke halaman berikut, gua mesti menyelesaikan halaman yang sekarang. Namun jangan pernah ketakutan gak bisa bertahan tanpa pasangan, gak bisa berpikir tanpa pasangan, gak bisa ngapa2in tanpa pasangan, bikin kita jadi orang bodoh selamanya.
I am who I am… not you.
… setiap orang diciptakan untuk berpasangan, namun bukan untuk menjadikan pasangannya seperti dirinya, ataupun melimpahkan semua kehidupanmu kepadanya… Kita berpasangan, bukan untuk saling membebani… rite?




No comments