If you need reason why I choose to marry you
Not just because I love you so much
But… I choose to marry you
because I want to grow old with you
because with you I always be beautiful
Mar 3
If you need reason why I choose to marry you
Not just because I love you so much
But… I choose to marry you
because I want to grow old with you
because with you I always be beautiful
Feb 11
I hope time stand still when I’m huggin her
I hope time stand still when I can smell hers
I hope time stand still when she told me stories
I hope time stand still when she made me my fav chocolate milk
I hope time stand still when I lay down beside her
But time won’t… still gone
Left her smell…
grandma, life so hard without you
Jan 1
Dah taon baru lagi… gak kerasa yah…
what to lose, what to get, still dunno
, tapi gua harap semua bisa lebih baik dari saat ini. Gak mlulu ngejelimet mungkin. Moga-moga yang udah gua rencanain bisa kecapai dengan sempurna. Moga-moga apa yang jadi pertanyaan selama ini bisa kejawab di taon ini. MoGa mOgA…
Oct 5
Mungkin gua sedang berdiri di antaranya, dimana semuanya dalam kondisi serba salah…
Gua masih berada di garis luar, dimana urusan yang satu ini gua gak bole ikut campur. Tapi gimana saat semuanya sepertinya jadi ‘gak enak’?
Apa mungkin keadaan yang ribet kayak dulu mesti gua hadapin lagi… i’m not ready for this again…
Pusing…
Sep 20
Baru balik dari Surabaya nih… cape pasti, tapi untunglah masih sehat2 aja…
Apa yang gua dapet? Mmm… mungkin ketiadaksiapan. Pas kmaren ngehadirin pemberkatan perkawinan calon adek ipar gua di gereja, selintas (sampe skarang juga masih terlintas) masih terngiang2 pertanyaan pasturnya, mungkin hampir sebagian besar pertanyaan ngak bisa gua jawab "YA", lantas apakah gua siap buat nanti… mungkin masih banyak yang mesti dikaji…
Dan gua belajar juga, gimana suatu penolakan frontal disampaikan lewat belakang… bingung kan, frontal kok di belakang. Mungkin ego gua bikin penolakan frontal juga ke yang bersangkutan, tapi tadi malem gua sadar, gak perlu dimusuhin balik, yang penting gimana gua nunjukin ke "mereka" bahwa gua bisa bikin "seseorang yang diremehin" ini bisa jadi "orang", cuma segitu tugas gua.
Toh yang gua peduli’in yang sekarang, bukan masa lalunya. Masa lalu bukan "label" identitas seseorang, tapi gimana orang itu jadi "orang", itu baru labelnya…
Ya, begitulah, banyak self-learning maybe…
So now… yang penting gimana gua skarang dan masa depan… baru orang bisa mandang gua sebagai "ritta"…