Gua butuh ‘koma’ sekarang
bahkan bisa dilanjut’in dengan ‘titik-titik’
untuk menandakan bahwa ‘koma’ itu masih berlanjut
Gua butuh ‘koma’ dalam baris cerita hidup gua skarang
satu ‘koma’, dua ‘koma’, ataupun sampai beberapa ‘koma’
untuk membayar suatu ketenangan pikiran dan logika
untuk membayar suatu kebenaran tindakan
Gua butuh ‘koma’ untuk melanjutkan baris cerita berikutnya
yang gak berbatas waktu
dan semoga akhirnya melegakan
Gua butuh ‘koma’ sekarang
agar nantinya gua berani menuliskan ‘titik pada akhir yang tepat
Filed under:
Omongan Hati
I dream of you last nite
Holding you
Hugging you
Kissing you
While you fall asleep in my surrounded arm
You look so pretty and peaceful
You just like an angel
I always love you
Since the first beginning and so
Tadi malam aku bermimpi
Mimpi yang sama dan terus berulang sejak dulu
Di jalanan yang panjang tak berujung
Dengan sinar terang lampu jalan yang kuning redup
Dan aku berlari… terengah-engah terus berlari
Tanpa tahu apa yang mengejar
Namun aku terus-menerus menoleh ke belakang
Memastikan apa yang mengejar tak mendekat
Ketakutan b’gitu terasa menggigit
Read the rest of this entry
Filed under:
Omongan Hati
Aneh…
Pagi ini gua pengen jadi orang pertama yang ngucapin “Happy Birthday” ke lu
Padahal gua inget tahun lalu, gua jadi orang yang terakhir
Saat semua orang nelpon lu jam 12 teng
Dan gua (yang ditunggu) malah sore harinya
Mungkin gua belajar dari “penundaan”
Sekarang semua dah telat mungkin
Tapi gua harap lu denger disana
Dan gw harap sms gua sampe disana
Semoga disana lu bisa tiup lilin birthday cakenya lu
Sama nyokap lu
Dan gua akan nyanyi “Happy Birthday” buat lu
Happy Birthday, Mpien
Filed under:
Omongan Hati
Gerimis ditengah malam …
Ditempat sedingin ini … aku sendiri …
Dan tak ada …tempat mengadu …
Dan bibir untuk kukecup… Sepi membunuhku ..
Ku terbunuh sepi…
Kuterlepas tak terkendali …
Dan aku tenggelam … semakin dalam …
Oh tak ada … tempat berteduh …
Dan tubuh untuk kupeluk… Sepi membunuhku…
Kuter…bu…nuh……sepi
Ku dibunuh….kuterbunuh….
*(lirik dari Slank – Album Generasi Biru)